BINJAI, DLHBinjaiNews (23/11/2018) Dalam rangka mewujudkan pencapaian 100% akses sanitasi di tahun 2019, Pemerintah pusat terus berupaya untuk meningkatkan program pelayanan dan pembangunan infrastruktur sanitasi ke arah yang lebih baik. Penyediaan prasarana sarana air limbah di lingkungan padat penduduk, kumuh, miskin dan rawan sanitasi terus digalakkan begitu pula pengurangan sampah disumbernya serta pengelolaan sampah melalui program 3R terus ditingkatkan.

Bidang persampahan merupakan salah satu sektor sanitasi yang memiliki permasalahan yang cukup signifikan. Sampai saat ini pengelolaan sampah hanya berkutat dalam masalah pengangkutan dan pembuangan atau terkesan hanya memindahkan sampah dari lingkungan masyarakat ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir Sampah). Mengurangi sampah dimulai dari sumbernya adalah upaya Pemerintah untuk mengajak elemen masyarakat, produsen, konsumen dan municipality untuk turut berperan aktif dalam pengelolaan sampah.

Dalam upaya optimalisasi TPS 3R di masyarakat, digelar Focus Group Discussion bertempat di Aula Kantor Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara, Jum’at (23/11). Hadir mewakili kecamatan binjai utara Buchari, sekretaris kelurahan jati utomo, fasilitator provsu stella, penasehat optimalisasi tps 3r Kementerian PU pusat Ajeng, Kelompok Swadaya Masyarakat Lestari dan UPT. TPA dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai.

Dalam FGD tersebut, materi demi materi dibahas untuk mencari solusi terbaik dalam tujuan optimalisasi TPS 3R. Adapun langkah yang diambil diantaranya pihak kelurahan akan membuat surat edaran kepada masyarakat larangan membakar sampah, membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas TPS 3R yang ada di wilayah kelurahan jati utomo, sedangkan DLH Kota Binjai akan support dalam hal sarana prasarana ember pemilahan sampah organik, pendampingan petugas dan hal lain yang dibutuhkan untuk kelancaran proses optimalisasi TPS 3R tersebut. Sosialisasi dan promosi juga akan dilakukan secara berkelanjutan bersama tim untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang terlibat dalam program ini.