Binjai, DLHBINJAINEWS (22/6/2019) Pemerintah Kota Binjai, Sumatera Utara, melalui Tim Kominfo mengikuti penilaian evaluasi tahap 1 program Smart City tahun 2019 yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya dihotel Aston dari tanggal 18 – 20 Juni 2019 ,bersama 75 kabupaten dan kota lainnya se-Indonesia.

Program Smart City telah di terapkan pada 100 Kota/Kabupaten terpilih termasuk Kota Binjai. Evaluasi tersebut akan dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam setahun.

Tim Kominfo Binjai dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Binjai M.Mahfullah P.Daulay,SSTP, M.AP,  bersama Kadis Kominfo Ahmad Ilham, Asisten 2 Daniel Reza, Sekretaris Kominfo Amransyah, Kasi Sarana dan Prasarana Jaringan, Danu Hendrawan dan Kadis Lingkungan Hidup Kota Biniai dr.Tengku Amri Fadli, M.Kes diwakili Kasubbag Umum dan Kepegawaian Raja Ahmad Muhajjier.

Dalam paparannya, Mahfullah menjelaskan master plan yang difokuskan pada program smart city yang terdiri dari smart governance, smart branding, smart economy, smart society, dan smart environment smart living.

“Terkait indikator tersebut kami memaparkan perkembangan Smart City Kota Binjai di hadapan para tim Asesor dari UI, ITB, UGM, Perbanas Jakarta, dan Kemkominfo,” ujarnya

Adapun aplikasi maupun inovasi yang sudah dijalankan Pemerintah Kota Binjai berdasarkan indikator smart city tersebut diantaranya aplikasi e-Mas (Layanan Aduan Masyarakat), e-Musrenbang, e-SSH, e-Kinerja, e-Saberling (Sapu Bersih Lingkungan), e-Warung, e-PBB, Catin (Program pembinaan Narkoba bagi calon pengantin) dan inovasi lainnya.

“Program ini tengah berjalan sesuai tahapan yang sudah direncanakan. Karena sangat bermanfaat bagi pembangunan maupun pelayanan di Kota Binjai,” kata Mahfullah sesuai arahan Walikota H.M Idaham yang menginginkan smart city lebih terpadu mulai jangka pendek, menengah, hingga panjang.

Mahfullah berharap, setelah melakukan presentasi penilaian evaluasi tahap I smart city ke pihak Kementerian Kominfo, apresiasi positif untuk pengembangan teknologi informasi di daerah lebih berkembang didapatkan.

“Kita sudah menjalani proses penilaian, tinggal menunggu hasil evaluasi lanjutan dari Kementerian Kominfo,” tutur Mahfullah

Harapannya dengan adanya evaluasi daerah akan mendapat masukan peningkatan kecerdasan program pintar, memberikan informasi dan sasaran apa saja yang perlu ditingkatkan kecerdasannya.