BINJAI, DLHBinjaiNews (21/7/2018) Dalam rangka mewujudkan komitmen bersama Kota Binjai sebagai “Smart City”, serta lulusnya Kota Binjai sebagai salah satu Kota yang mewakili Sumatera Utara dari  Gerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Pemko Binjai menggelar Bimbingan Teknik Tahap I Penyusunan Masterplan dan Program Quick Wind yang dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 21-22 juli.

Walikota Binjai H. M Idaham, SH. M. S.i menekankan jajaran Pemerintah Kota Binjai agar segera tercipta intergrasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (integrated goverment) pada pelaksanaan smart city yang dimaksud.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Bappeda Kota Binjai Agustawan Karnajaya didampingi Kepala Diskominfo Kota Binjai Ahmad Ilham saat membacakan sambutan Walikota Binjai H.M Idaham, SH. M.Si yang memberikan pengarahan pada kegiatan Bimbingan Teknik Penyusunan Masterplan Smart city dan Quick Win Program Unggulan tahap 1, di Aula Kantor Walikota Binjai, Kamis (19/07).

“Pada tahap awal ini, program dari tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dapat terintegrasi, baru setelah itu dapat memberikan pelayanan publik secara maksimal,” ungkap Walikota.

Bimbingan Teknis tahap 1 tersebut dibimbing oleh Dr. Ashwin Sasongko Sastrosubroto dari Pusat Penelitian Informatika LIPI, Dewi dari Kemenkominfo RI dan group kompas gramedia.

Dewi berpendapat bahwa dalam membangun Binjai Smart City perlu kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot serta stakeholder lainnya, seperti praktisi, akademisi, LSM, maupun swasta. Untuk menuju Smart City diperlukan adanya panduan agar pembangunan terencana dan tepat sasaran. Sebagai panduan, perlu disusun masterplan yang selanjutnya akan diturunkan pada rencana kerja dalam roadmap Smart City.

Terintegrasinya program dari setiap OPD dapat menghemat sumber daya, dan diutamakan pada program-program aplikatif dapat segera diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Tentunya ini tidak terlepas dari visi misi Walikota dengan pendekatan inovasi yang Smart untuk membangun kota binjai.