BINJAI,DLHBinjaiNews (01/06/2021) Pasca diterjang angin puting beliung yang telah merobohkan belasan pohon dan puluhan rumah yang seluruhnya mengalami kerusakan dibagian atap, kemarin (30/5).BPBD Kota Binjai didukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan evakuasi pohon-pohon yang merintangi jalan

Bencana angin puting beliung yang terjadi di kota binjai terjadi pada sore hari, diawali dengan cuaca mendung, kemudian hujan turun yang disertai angin kencang. Pohon dan Rumah Warga di Wilayah Kecamatan Binjai Utara dan Binjai Timur merupakan kawasan yang terkena dampak paling parah akibat dihantam angin puting beliung.

Plt. Kepala DLH Kota Binjai Drs. Afwan, Apt, MM menjelaskan bahwa bencana angin puting beliung yang terjadi kemarin sempat menutupi beberapa akses jalan raya  akibat banyak pohon yang tumbang dan menutup jalan,serta telah merusak atap rumah warga. “Setelah menerima informasi soal tumbangnya pohon akibat puting beliung, kemudian saya langsung berkoordinasi dengan pihak BPBD Kota Binjai untuk membantu mengevakuasi pohon-pohon tumbang tersebut,” ujarnya.

Afwan langsung menerjunkan satgas pemangkasan pohon beserta unit kendaraan ke lokasi Jl, Turiam Km.19 dimana disana sudah ada rekan-rekan BPBD Kota Binjai tengah berupaya mengevakuasi pohon ditengah hujan yang masih terus mengguyur hingga malam harinya dan hari ini DLH Kota Binjai melanjutkan pengangkutan Sampah  ranting dan kayu yang tumbang.

Petugas DLH Kota Binjai mengangkut sampah pohon yang tumbang akibat angin puting beliung yang terjadi kemarin malam.

Afwan juga mengatakan akan menindaklanjuti satu persatu laporan warga yang masuk mengenai pohon-pohon pelindung yang berada dibeberapa ruas jalan mengalami kemiringan dimana akar pohon sebahagian terangkat akibat angin puting beliung kemarin karena dikuatirkan pohon akan tumbang sewaktu-waktu karena pondasi akar yang tidak kokoh. Afwan juga menghimbau kepada warga yang melintas dipohon-pohon pelindung yang mengalami kemiringan untuk tetap berhati-hati.

Dalam bencana tersebut dikabarkan tidak ada korban jiwa ,tetapi kerugiannya di taksir mencapai ratusan juta Rupiah.