BINJAI,DLHBinjaiNews (21/12/2018) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai melalui UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA adakan pelatihan daur ulang sampah anorganik menjadi kerajinan tangan yang dilaksanakan di wilayah kelurahan Damai Kecamatan Binjai Utara, Rabu (19/12).

Pelatihan dilangsungkan pada aula kantor Balai Kelurahan Damai yang dihadiri oleh Kepala DLH Kota Binjai dr. Tengku Amri Fadli, M.Kes yang diwakili Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA DLH Kota Binjai Halomoan P Simangunsong, ST, Lurah Damai Arif Sihotang, S.STP, Kasubbag Tata Usaha UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA DLH Kota Binjai Debby Lestari, SE, Tim GPS DLH Kota Binjai serta peserta pelatihan daur ulang sampah plastik Anorganik Bank Sampah Se-Kota Binjai dan narasumber Penerima Penghargaan Adiwiyata Nasional dari Kota Binjai Ali Muriarti dan Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Binjai Iskandarsyah.

Dalam sambutannya, Lurah Damai Arif Sihotang, S.STP mengatakan sangat mendukung dengan diadakannya pelatihan dimaksud oleh DLH Kota Binjai, tidak saja melalui pelatihan ini dapat membantu mengurangi jumlah sampah namun juga dapat meningkatkan kreativitas dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA DLH Kota Binjai Halomoan P Simangunsong, ST sampah rumah tangga yang sudah tidak berguna lagi jangan dibuang sembarangan. Karena menurutnya, ada sampah yang bisa dijadikan barang berguna dan memiliki nilai ekonomis.

“Melalui proses daur ulang, maka sampah yang kita anggap selama ini  tidak berguna lagi bisa dimanfaatkan menjadi barang baru yaitu kerajinan tangan seperti tas dan dompet ataupun barang lainnya. Kita berharap, manfaatkan sampah rumah tangga menjadi sampah yang memiliki nilai ekonomis melalui daur ulang,” ucap Halomoan.

(Narasumber Ali Muriarti tengah membimbing para peserta pelatihan keterampilan menjahit sampah plastik menjadi kerajinan tangan)

Dalam kesempatan itu, DLH Kota Binjai juga menyerahkan bantuan sebanyak 8 Unit Mesin Jahit kepada 8 Bank Sampah Se-Kota Binjai, nantinya Mesin Jahit tersebut menjadi alat pendukung bagi Bank Sampah untuk menggunakannya sebagai salah satu strategi /layanan Bank Sampah dalam penanggulangan sampah di Kota Binjai dan keterampilan yang didapat dari pelatihan daur ulang sampah anorganik ini kiranya dapat disebarluaskan kepada masyarakat.

Para peserta kegiatan diajarkan beberapa tahap cara membuat kerajinan tangan berbahan sampah dari kain karung beras, sampah plastik, mulai dari pemotongan dan menjahitnya dari sampah anorganik tersebut, sehingga dari pelatihan ini dapat menghasilkan kerajinan tangan yang menarik dan bernilai tinggi seperti dompet, tas laptop dan lainnya.