BINJAI,DLHBinjaiNews (18/05/2022) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai melalui UPTD Laboratorium melakukan pengambilan kembali alat Passive Sampler setelah pemasangan selama 14 hari di beberapa tempat yang ada di Kota Binjai.

“Metode Passive Sampler merupakan salah satu metode sederhana yang digunakan untuk pengukuran udara ambien dengan parameter ukur NO2 (Nitrogen Dioksida) dan SO2 (Sulfur Dioksida),” ujar Kepala UPTD Laboratorium, Asminawati S.Sos didampingi Kasubbag Tata Usaha UPTD Laboratorium, Anwar, A.Md,  Selasa siang (17/5/2022).

Kegiatan pemantauan udara ambien tersebut, bertujuan untuk menyatakan atau menyimpulkan kondisi kualitas udara di wilayah yang bersangkutan, dalam bentuk Indeks Kualitas Udara (IKU) yang merupakan salah satu komponen dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

“DLH Kota Binjai telah memasang Alat passisve sampler di 4 titik yang mewakili Kawasan Industri, Kawasan Perkantoran, Kawasan Permukiman dan Kawasan Transportasi, dimana untuk Kota Binjai kita pasang di Kawasan Industri, diwakili Peternakan Ayam Jl. Danau Laut Tawar, Kawasan Transportasi, Tugu Pejuang 45 Binjai, Kawasan Pemukiman, Perumahan Umum Berngam dan Kawasan Perkantoran, Balai Kota Binjai ” tuturnya.

Sampel yang sudah didapatkan nantinya, akan dikirim ke Laboratorium yang telah ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI