BINJAI,DLHBinjaiNews (30/06/2020) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Sekretariat Jenderal Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera (P3E Sumatera) menggelar bimbingan teknis Implementasi SE 2/MENLHK/PSLB3/PLB 3/3/2020, sehubungan dengan masa pandemi Covid-19 dan semakin banyaknya timbulan sampah limbah medis yang dihasilkan, sehingga diperlukan percepatan penanganan sesuai peraturan yang berlaku khususnya penanganan limbah medis Covid-19. Narasumber yang dihadirkan Kepala P3E Sumatera Drs. Amral Fery, M.Si , Direktur pengelolaan verifikasi limbah B3 Ir. Ahmad Gunawan Widjaksono MAS, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Ir. Siti Aisyah, M.Si dan moderator oleh Kepala Bidang Evaluasi Tindak Lanjut Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup P3E Sumatera , Suharyanto, ST, M.Si.

Bimtek daring via aplikasi zoom ini dibuka langsung oleh Kepala P3E Sumatera Drs. Amral Fery, M.Si. Dalam sambutannya, Amral menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pemahaman jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Rumah Sakit Region Sumatera dalam pengelolaan limbah B3 medis Covid-19 selaku instansi terkait.

Dalam paparannya, Amral menyampaikan dalam penanganan covid-19, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota harus lebih serius, kemudian Dinas kesehatan membuat MoU dengan pihak ketiga agar Limbah B3 medis dapat dikelola oleh pihak-pihak tertentu (transporter dan pemusnah) serta diharapkan komunikasi aktif antara penghasil dan transporter Limbah B3.

Sementara itu, Kepala DLH Provinsi Sumatera Barat, Ir. Siti Aisyah, M.Si menjelaskan upaya DLH Provinsi Sumbar dalam Pengelolaan Limbah B3 Infeksius Penanganan Covid-19, dimana DLH bertugas sebagai anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 bidang Pencegahan beberapa diantaranya yaitu :Yang sudah ada kontrak dengan transporter tetap lanjut;

  • Gubernur menerbitkan edaran agar Bup/Wako menetapkan mekanisme pengelolaan limbah B3 COVID termasuk pengangkutan;
  • Menerbitkan SK Gub penunjukan PT. Semen Padang sebagai pemusnah yang didalamnya sudah mengatur pengangkutan dari sumber ke PT. Semen Padang;
  • Kab/Kota menetapkan mekanisme pengangkutan dengan SK Bupati/Walikota/ SOP DLH
  • Menyampaikan SOP /SK Gub/Bupati/Wako ke pihak kepolisian

Acara diskusi berlangsung cukup dinamis. Sejumlah peserta Bimtek mengajukan beberapa pertanyaan untuk memperdalam tema diskusi yang disampaikan.

Tercatat peserta yang hadir dalam Bimtek kali ini berjumlah 243 perwakilan undangan, mencapai kapasitas maksimum yang diundang oleh pihak panitia. DLH Kota Binjai sendiri diikuti oleh Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Ir. Junaidi Tarihoran, Plt.Sekretaris Asminawati, S.Sos, Kasi Limbah B3, Puji Purnamasari Ren, ST, Kasi Amdal Jani Marudut Saito Sianturi, SE, Kasi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan. Nila Kesuma Saragih, ST, M.AP dan Staf Seksi Limbah B3, Juli Ariani, SE.