BINJAI,DLHBinjaiNews (24/09/2020) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai diwakili Kasubbag Umum dan Kepegawaian Raja Ahmad Muhajjier S.Sos ikuti Kegiatan Pengembangan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Workshop di instansi pemerintah.di aula Rumah Makan Kebun Pondok Punokawan, Jl. Jend.Gatot Subroto, Binjai.

Acara yang diselenggarakan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Binjai dibuka oleh Kepala BNNK Binjai Akbp.Suprayogi SH, sekaligus menyampaikan materi kebijakan, strategi dan aspek hukum P4GN di Instansi Pemerintahan,

Adapun peserta dari acara tersebut yaitu perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Binjai.

Disampaikan Kepala BNNK Binjai bahwa mudahnya narkotika masuk ke Indonesia adalah karena geografi yang terbuka dan demografi yang besar.

“Ini sebabnya narkotika mudah masuk ke Indonesia dan menjadi wilayah pemasaran yang potensial,” ungkapnya.

Disebutkannya, jumlah penyalahgunaan narkotika di Indonesia begitu tinggi. Hal itu mengakibatkan Indonesia menjadi negara sasaran peredaran gelap barang haram tersebut. Hal lainnya lagi dikarenakan harga jual di indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa negara lain.

Sementara itu, pemateri kedua Eban Toto Kaban dari Pendiri Medan Plus yaitu Klinik pemulihan adiksi narkoba, Medan menerangkan meteri tentang pengembangan karakter individu sebagai penggiat p4gn. Dijelaskannya, bahwa salah satu pemicu berdasarkan banyaknya kasus narkoba dikarena kemiskinan/kebodohan,

“persoalan himpitan ekonomi ataupun ketidaktahuan akan bahaya maupun dampak narkoba menjadi salah satu pemicu permasalahan seseorang terjerumus kedalam jeratan narkoba, pemicu lainnya dikarenakan alasan uang, uang yang dihasilkan karena berjualan narkoba itu sangat besar nilai. Tentunya ini menjadi daya tarik yang kuat bagi para pelaku” terangnya.

ditambahkannya lagi, dibutuhkan kepedulian kita terhadap bahaya narkoba dan orang lain, kalau kita hanya memikirkan diri sendiri atau bersikap cuek, tentu persoalan-persoalan yang ada terkait narkoba tidak dapat diselesaikan.

Kemudian pemateri ketiga, disampaikan oleh Kasi p2m BNN Kota Binjai Ardi Effendi dengan materi rencana aksi penggiat anti narkoba di instansi pemerintahan menyampaikan bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba, untuk itu dibutuhkan dukungan Pemerintah Daerah melalui OPD  untuk membantu melaksanakan aksi P4GN khususnya di instansi masing-masing.