BINJAI,DLHBinjaiNews (29/5/2020) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai dr. T . Amri Fadli, M.Kes, diwakili Kasubbag Umum dan Kepegawaian Raja Ahmad Muhajjier S.Sos ikuti Rapat Pembahasan Konsep New Normal Pemerintah Kota Binjai yang di gelar di Aula Pemko Binjai, Kamis, (28/5/2020)

Rapat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah P Daulay SSTP MAP didampingi Asisten II Sekdako Binjai, Ir Dahnial Reza, Staf Ahli Drs Afwan, Kadis Kesehatan Kota Binjai Dr Sugianto, Direktur RSUD Dr RM Djoelham Binjai, Dr David Tambun SpB, Kepala Bagian Adpemja Sekdako Binjai Zulfikar, S,.Stp serta dihadiri oleh pimpinan OPD terkait.

“Kegiatan rapat hari ini untuk membahas antisipasi pemberlakuan New Normal, karena keputusan sudah ada di beberapa daerah yang ditunjuk untuk pemberlakuan New Normal”, ujar Mahfullah.

Mahfullah menjelaskan, kehidupan baru atau kenormalan baru dimana kita akan keluar dari rumah menjalankan aktivitas keseharian tetapi tetap memandang protokoler kesehatan, maka dari itu dibutuhkan satu perencanaan yang harus dibuat instansi terkait.

“Saya minta kepada seluruh pimpinan OPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk membuat perencanaan atau ilustrasi konsep apa yang perlu dibuat yang mana nanti mampu menggerakkan roda perekonomian dan aktivitas masyarakat tetapi tetap memperhatikan protokoler kesehatan,” kata Mahfullah.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr. Sugianto memaparkan Konsep New Normal melalui tayangan slide panduan konsep new normal di kota binjai. Sugianto berharap dengan adanya panduan itu diharap beragam aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan roda perekonomian di kota binjai dapat kembali pulih dengan menerapkan pola perilaku baru yang bersandar pada protokol kesehatan. Dengan cara itu, diharap dapat menghindari penularan Covid-19 di Binjai.

Pemerintah Kota Binjai, disebutkan, tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan pencegahan Covid-19 dalam upaya memperkecil penularan wabah ini, terutama di kawasan fasilitas umum