BINJAI,DLHBinjaiNews (28/3/2019) Sejumlah anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) didampingi ASN Sekretariat Dewan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara Provinsi Sumatera Utara melaksanakan studi banding terkait pengelolaan lingkungan hidup di Kota Binjai, Mereka diterima langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai dr.Tengku Amri Fadli, M.Kes didampingi Sekretaris Hj. Suriani, S.Sos, Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan TPA Halomoan Simangunsong, ST, Kabid Kebersihan dan Angkutan Muhammad Alhuda S.Stp dan sejumlah jajaran DLH Kota Binjai di Ruang Kerja Kepala DLH Kota Binjai, pada Kamis Pagi (28/3).

Ketua rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi A dari DPRD Kabupaten Batubara Ahmad Fahri Meliala, A.Md menjelaskan maksud spesifik kedatangan mereka ke Kota Binjai adalah untuk mengetahui penerapan pengelolaan persampahan. “Kehadiran kami ingin mendapatkan referensi mengenai sistem pengelolaan persampahan serta retribusi angkutan sampah,” katanya.

Pihaknya ingin mengetahui bagaimana penanganan sampah yang dilaksanakan pemerintah Kota Binjai melalui DLH Kota Binjai dan regulasi apa saja yang dipergunakan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu Kepala DLH Kota Binjai dr.Tengku Amri Fadli, M.Kes menjelaskan DLH Kota Binjai terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan sampah salah satunya dengan terus mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampah dari rumah dan mengajak untuk membentuk Bank serta Memodernisasi sarana prasarana pendukung seperti truk sampah dan lain-lainnya.

“Sejak disatukannya Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Binjai pada januari 2017 hingga awal januari 2019, DLH Kota Binjai telah membentuk dan membina sebanyak lebih kurang 17 Bank Sampah dan nantinya akan terus kami tingkatkan jumlahnya, hal ini sesuai dengan visi misi Walikota Binjai H.M Idaham, SH.M.Si yaitu “TERWUJUDNYA KOTA CERDAS YANG LAYAK HUNI, BERDAYA SAING DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN MENUJU BINJAI YANG SEJAHTERA” dan untuk pengangkutan sampah masyarakat, armada angkutan sampah kami melakukan pengangkutan dengan sistem terjadwal, bisa hingga 3-4 kali pengangkutan sampah pada wilayah tertentu dimana tingkat timbulan sampah cukup tinggi, “katanya.

Terkait dengan sistem kerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Binjai, amri menjelaskan saat ini DLH Kota Binjai melalui UPTD Pengolahan Sampah dan TPA menggunakan sistem semi sanitary landfill yaitu sistem pengelolaan (pemusnahan) sampah dengan cara  membuang dan menumpuk sampah, memadatkannya , dan kemudian menimbunnya dengan tanah. Dengan sistem tersebut, bau dari sampah dapat diminimalisir, bahkan terkesan tidak ada bau menyengat dari sampah.

Usai dialog dan diskusi diruang kerja Kepala DLH Kota Binjai, pihak Komisi A DPRD Kabupaten Batubara  didampingi Jajaran DLH Kota Binjai kemudian meninjau langsung ke lokasi TPA Kota Binjai.

Dalam peninjauan langsung tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Batubara Ahmad Fahri Meliala, A.Md dan anggota Komisi A lainnya mengapresiasi atas pengelolaan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota Binjai mulai kondisi akses jalan menuju TPA yang sangat baik, tidak terciumnya bau menyengat dari sampah di lokasi TPA, penerapan sistem semi sanitary landfill dan lain-lainnya. (RAM DLH)