BINJAI,DLHBinjaiNews (14/7/2020) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai melalui UPTD Laboratorium melakukan pemasangan alat pemantau udara. Pemantauan udara dengan alat sample udara ambien melalui metode Passive Sampler dengan parameter NO2 dan SO2 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sumatera Utara dipasang pada empat titik koordinat, dengan katergori wilayah yaitu Transportasi, Pemukiman, Industri, dan Perkantoran.

Adapun lokasi yang dipasang berdasarkan kategori wilayah dimaksud antara lain :

  • Kawasan Industri, Peternakan Ayam Jl. Danau Laut Tawar
  • Kawasan Transportasi, Tugu Pejuang 45 Binjai
  • Kawasan Pemukiman, Perumahan Umum Berngam
  • Kawasan Perkantoran, Balai Kota Binjai

Kepala UPTD Laboratorium Asminawati S.Sos yang juga turun ke lokasi guna memantau kegiatan menjelaskan alat passive sampler terdiri dari tiang passive sampler, shelter dan absorben (SO2 – NO2). Alat tersebut akan dipaparkan selama 14 hari sesuai dengan ketentuan dari KLHK.

“Setelah seluruh Alat Sample Udara Ambien ini terpasang, kita tunggu prosesnya selama 14 hari kedepan, selanjutnya setelah 14 hari alat sample tersebut akan dikirimkan ke Laboratorium DLH Provsu yang telah ditentukan oleh Kementerian LHK untuk dilakukan pengujian” ujar Asminawati.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas udara ambien di wilayah Kota Binjai yang nantinya digunakan sebagai dasar perhitungan Nilai Indeks Kualitas Udara (IKU) dalam rangka mendukung program kerja Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kota Binjai Tahun 2020 – 2024 dan mendukung indikator kinerja utama Pemerintah Daerah.