BINJAI,DLHBinjaiNews (17/8/2018) Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai melalui UPTD TPA dan Pengelolaan Sampah menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan dan pemilahan sampah rumah tangga kepada masyarakat dengan beberapa materi yakni Managemen pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik,  dan pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair.di wilayah Bank Sampah Kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur, Bank Sampah  Wijaya Kesuma Kelurahan Damai Kecamatan Binjai Utara, dan Bank Sampah Satu Hati Kelurahan Sumber Mulyo Rejo Kecamatan Binjai Timur pada tanggal 8 dan 13 Agustus 2018.

Menurut Kepala UPTD TPA dan Pengelolaan Sampah Halomoan P Simangunsong, ST bersama Ardianto Adi selaku narasumber dari DLH Kota Binjai, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh sampah yang menjadi persoalan serius  di seluruh Kota diindonesia dan dunia termasuk Binjai karena semakin terbatasnya lahan untuk menampung sampah.

Saat ini TPA Mencirim yang menampung seluruh sampah semakin meningkat volumenya karena berdasarkan data yang ada volume sampah di Binjai saat ini telah mencapai 90 ton per hari.

Dari jumlah sampah tersebut, sekitar 65% nya merupakan sampah organik, sisanya  adalah sampah an organik. Oleh karena itu pengelolaan sampah penting dilakukan mulai dari sumbernya agar tidak menjadi beban, baik bagi pemerintah maupun masyarakat bahkan sebaliknya menjadikan sampah sebagai bagian dari solusi masalah.

“Sampah adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik, anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan serta melindungi investasi pembangunan sehingga sampah perlu dikelola dengan 3R, Reuse, Reduce dan Recycle,” kata Ardianto.

lanjutnya lagi “Masalah sampah bukan menjadi tanggung jawab petugas kebersihan saja tapi menjadi tanggung jawab kita semua sehingga perlu partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mengelola sampahnya yang dimulai dari rumah tangga dengan cara memilah sampah organic, sampah anorganik maupun sampah B3 sehingga yang terangkut ke TPA sisanya saja,

“Diharapkan masyarakat kita sudah  mulai belajar untuk memanfaatkan sampah yang sudah dipilah tadi bisa dikelola  menjadi hasil yang bernilai ekonomi sehingga lingkungan kita tetap terjaga kebersihannya,’ harapnya.

Dalam acara tersebut juga disertai dengan penyerahan ember sampah yang akan dijadikan sebagai ember pemilahan sampah rumah tangga.