TANGERANG, DLHBinjaiNews (22/2/2020) Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan sampah di Kota Binjai. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai melaksanakan kunjungan studi banding ke DLH Kota Tangerang pada Rabu s/d Kamis, 18-19 Februari 2020 lalu.

Terpilihnya Kota Tangerang karena DLH daerah tersebut telah memiliki command center dan aplikasi smart city lingkungan hidup sendiri dalam mendukung kinerja pengelolaan sampah serta program unggulan dalam usaha mengatasi persoalan sampah dan lingkungan seperti diantaranya sedekah sampah, sedekah oksigen, bank sampah dan lainnya sehingga pengelolaan sampah organik maupun anorganik berjalan dengan baik.
Kunjungan yang diselenggarakan selama 2 hari mengunjungi beberapa tempat di Tangerang yang menjadi basis pengelolaan sampah didaerah tersebut, antara lain ke DLH Kota Tangerang, Bank Sampah Puri Mandiri dan TPST 3R Poris Plawad Utara Komunitas Sapu Pengki.

Ruangan Command Center Smart City Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang

Dalam penjelasannya, Raja mengapresiasi program-program pengelolaan sampah yang telah dilaksanakan Kota Tangerang. Banyak penghargaan dibidang lingkungan hidup Kota Tangerang berhasil didapatkan seperti Nirwasita Tantra Award – Green Leadership Kategori Kota Besar, Piala Adipura Kategori Kota Metropolitan dan Tantra Award – Green Leadership Pimpinan DPRD. Bahkan untuk Penghargaan Adipura telah ke 9 kalinya didapatkan hal ini menjadi bukti keseriusan Kota Tangerang dalam mewujudkan Kota yang pro lingkungan.

Kunjungan selama 2 hari juga diharapkan dapat memperkuat dan meningkatkan peranan Bank Sampah yang selama ini masih berjalan lamban di Kota Binjai mengingat sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat, bank sampah diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terpenting.
Tujuan dibangunnya bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat ‘berkawan’ dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah. Jadi, bank sampah tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus diintegrasikan dengan gerakan 3R sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.