BINJAI, DLHBinjaiNews (29/11/2019).  Perusahaan Asal Korea HGNS inc, menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Binjai tentang pengelolaan sampah. Dimana nantinya Binjai dijadikan sebagai pilot project pertama dari rencana kerja sama di empat kabupaten/kota (Medan, Binjai, Deli Serdang dan Serdang Bedagai).

Perwakilan dari HGNS inc, R James Alexander, didampingi, Eko Sujatmoko, Operational Director PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Komisaris PT PPSU, Tengku Arifanda Aziz, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, disambut Walikota Binjai, HM Idaham di Ruang Binjai Command Center (BCC), Kamis (28/11).

Mengawali kunjungannya, Eko Sujatmoko, menjelaskan jika kerja sama ini terlaksana maka Kota Binjai menjadi pilot project terkait pengelolaan sampah modern.

“Perusahaan HGNS inc berencana membuat satu program kerja sama pembangunan pabrik pembuangan sampah “ucapnya.

Sebelumnya masyarakat juga akan diberikan sosialisasi untuk merubah perilaku masyarakat tentang kesadaran membuang sampah.

Menambahkan, R James Alexander menegaskan di pilihnya Kota Binjai sebagai pilot project karena kami melihat Binjai sudah mampu dan tergolong ke dalam kota modern, selain itu dengan telah menjadi kota cerdas maka akan memudahkan kami dalam pengambilan data yang dibutuhkan.

“Dengan berjalannya project ini secara otomatis akan menaikkan rating Kota Binjai. Kita berharap Kota Binjai dapat disetarakan dengan Maroko dan Malaysia, “harapnya.

Dalam pembangunan pabrik pengolaan sampah, nantinya dibutuhkan lahan seluas 20 hektare.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Binjai menyambut baik atas rencana kerja sama pengelolaan sampah antara HGNS inc dengan Pemko Binjai. Beliau berharap kerja sama tersebut dapat segera terealisasi. (nov)