BINJAI,DLHBInjaiNews (22/9/2019) Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) Tahun 2019, Core Team WCD Kota Binjai melaksanakan kegiatan gotong royong bersih-bersih terbesar di dunia yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai dr. Tengku Amri Fadli, M.Kes yang di pusatkan di Lapangan Merdeka Binjai.

Aksi bersih-bersih yang serentak dilaksanakan di 157 negara dan di seluruh Indonesia ini digelar pada 21 September 2019 dengan melibatkan kurang lebih 3 ribu warga Kota Binjai bahkan ada warga kabupaten langkat diantaranya.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pejabat DLH Kota Binjai ,  Kabid Kebersihan dan Angkutan, Muhammad Alhuda, SST, Kabid Pengelolaan Kualitas Lingkungan Halomoan P Simangunsong, ST., Core Team WCD 2019 Kota Binjai dan ratusan relawan.

”Saya sangat mengapresiasi kegiatan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan World Cleanup Day, saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komunitas dan elemen masyarakat Kota Binjai yang turut mendukung kegiatan tersebut guna menjaga kebersihan di Kota Binjai” kata Tengku Amri saat membuka secara resmi aksi bersih-bersih World Clean Up Day 2019 Kota Binjai.

Lanjutnya lagi Tengku Amri menjelaskan bahwa kondisi bumi saat ini sedang darurat dalam masalah sampah, khususnya Indonesia yang menduduki posisi negara ke-dua penyumbang sampah terbesar di dunia, karenanya amri mengajak seluruh masyarakat Kota Binjai untuk ikut serta turun di satu hari yang sama secara serentak mengutip sampah di lingkungan masing-masing.

“Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, mari kita bersama-sama peduli dan sadar akan kebersihan lingkungan,” tutur Amri.

Leader World Clean Up Day Indonesia Kota Binjai, Debby Lestari, SE mengungkapkan torehan prestasi Indonesia.

“Pada tahun 2018 Indonesia menempati posisi teratas dengan melakukan aksi bersih-bersih serentak yang melibatkan 7,6 juta relawan,” kata Debby.

”Pada 15 September 2018 tahun lalu kita berhasil mengerahkan 7,6 juta relawan di seluruh Indonesia. Tim Indonesia masuk dalam 6 tim terbaik penggerak World Clean Up Day. Tahun ini WCD Indonesia meningkatkan targetnya pada tahun 2019 menjadi 13 Juta Relawan,” sambungnya.

Disebutkannya, World Clean up Day 2019 ini menjadi momentum sinergi komunitas peduli lingkungan, lapisan masyarakat dengan instansi pemerintah daerah setempat dan kegiatan yang mengangkat tema Cleanup for Peaceful Indonesia ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan mengelola sampah.

Dalam aksi tersebut terdapat beberapa titik sasaran bersih bersih, yaitu Lapangan Merdeka Binjai sebagai lokasi utama, Jalan-jalan protokol maupun Jalan-jalan lingkungan di beberapa kelurahan, ruang terbuka hijau, serta lingkungan sekolah.

Adapun komunitas relawan yang terlibat dalam pelaksanaan World Cleanup Day 2019 Kota Binjai diantaranya Komunitas DLH Kota Binjai, GRAPALI Binjai-Langkat, KOBILANG, RAIN FOREST, Forum Genre Kota Binjai, Kuala Sungai Kita, Bank Sampah Kota Binjai, GMI Binjai, Saka Kalpataru Binjai, TP.PKK Kota Binjai. BRAVO Binjai, Forum Anak Kota Binjai, IPPMI Binjai diikuti relawan-relawan dari Kelurahan dan Sekolah. (RAM-DLH)