BINJAI,DLHBinjaiNews (13/02/2020) TP. PKK Kota Binjai bekerjasama dengan Kadin Sumut dan SMP Negeri 5 Kota Binjai buat program Gerakan Pemulihan Lingkungan Hidup melalui pengembangan Eco-enzym, brecket serta Ecobrick di Halaman SMP Negeri 5 Kota Binjai, Rabu (12/20).

Ketua TP.PKK Kota Binjai, Hj. Lisa Andriani Idaham, S.Psi mengatakan masyarakat harus meninggalkan cara lama yang masih sebatas dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke TPA tanpa ada pemilahan.

“Sampah bisa bernilai ekonomis dan bermanfaat kalau dijadikan energi, kompos, pupuk dan bahan baku industri,” kata bunda Paud Binjai.

Lisa Andriani Idaham menyambut baik pelatihan membuat ecoenzim dan briket karena ramah lingkungan yang sangat fungsional dengan bahan sampah rumah tangga.

“Ini sebagai salah satu solusi menyelesaikan permasalahan sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Lisa Andriani Idaham berharap pelatihan membuat ecoenzim dengan bahan sampah rumah tangga ini tidak hanya menjadi seremonial.

“Harapannya kedepan menjadi gerakan kita bersama untuk menyelamatkan lingkungan,” harapnya

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup selaku OPD Pendukung Kegiatan Program Gerakan Pemulihan Lingkungan Hidup yang dihadiri Kepala Bidang Kebersihan dan Angkutan Muhammad Alhuda, S.STP menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan seperti ini, terlebih Pemulihan Lingkungan Hidup melalui Eco-Enzyme yang masih belum banyak orang tahu menerapkannya khususnya di Kota Binjai.

“Eco-Enzyme masih sesuatu yang baru di Kota Binjai, sehingga kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat sekali bagi kami dan masyarakat, untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan ini, kami dari DLH Kota Binjai sendiri telah menyediakan beberapa peralatan seperti tong sampah, botol, pisau cutter dan lainnya untuk dipergunakan  masyarakat yang hadir pada praktek pembuatan Eco-Enzyme, Brecket dan Ecobrick di SMP Negeri 5 “ujau Huda.