BINJAI,DLHBinjaiNews (25/1/2019) Secara umum, tujuan Program Kotaku adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan

Adapun manfaat dan target dari program ini adalah meningkatnya akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan perkotaan pada kawasan kumuh meningkat, antara lain: drainase; air bersih/ minum; pengelolaan persampahan; pengelolaan air limbah; pengamanan kebakaran; Ruang Terbuka Hijau/ Publik. Dengan program ini luas kawasan kumuh diharapkan terus berkurang. Selain itu, Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) di tingkat kota/kabupaten yang mendukung program KOTAKU tersebut, harus terbentuk dan berfungsi.

Lingkup sasaran program ini terdiri dari penanganan permukiman kumuh menuju kota tanpa permukiman kumuh, difokuskan pada upaya peningkatan kualitas di kawasan perkotaan dengan tetap mempertimbangkan perlunya upaya pencegahan dalam menyelesaikan permasalahan permukiman kumuh.

Kota Binjai sebagai salah satu kota yang mendapatkan bantuan program KOTAKU dari Direktorat Henderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). , telah merasakan bantuan tersebut sejak tahun 2018 lalu, beberapa diantaranya seperti drainase, IPAL Komunal RTH, jalan Paving block dan tempat sampah terpilah.

Pada tanggal 22 Januari 2019 lalu, Tim KOTAKU bersama LKM Kelurahan Mencirim dan UPTD,Pengelolaan Sampah dan TPA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai meninjau lokasi peletakan Tempat Sampah Terpilah bantuan dari Program KOTAKU, dimana tempat sampah terpilah tersebut disebar di beberapa titik wilayah kelurahan mencirim. Dilanjutkan keesokan harinya Senin tanggal 23 Januari 2018,bertempat di Kantor Lurah Mencirim, dihadiri Lurah Mencirim, Staf Kelurahan, LKM Kelurahan Mencirim dan DLH Kota Binjai bersama mendiskusikan rencana lanjutan dari bantuan tempat Sampah terpilah dari KOTAKU. Dalam pembahasan tersebut, Tim DLH Kota Binjai melalui UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA menawarkan program pengelolaan sampah berupa pembentukan Bank Sampah dan Pengolahan sampah organik menjadi Kompos.

Membahas Rencana Kelanjutan Pemanfaatan bantuan KOTAKU terkait Pengelolaan Persampahan di Kelurahan Mencirim

Ide tersebut disambut baik oleh Lurah Mencirim, namun beliau menyampaikan bahwa saat ini belum ada Sumber Daya Manusia  yang tersedia untuk mengelola terkait Pengolahan Sampah di wilayah Kelurahan Mencirim, untuk itu Lurah Mencirim memberi arahan kepada LKM Mencirim untuk secepatnya mencari atau membentuk kelompok masyarakat yang mau bergiat di lingkungan untuk melakukan pengolahan sampah sehingga pemanfaatan bantuan Tempat Sampah Terpilah dari program KOTAKU dan Program Pembentukan Bank Sampah dari DLH Kota Binjai dapat berjalan secara maksimal.