BINJAI,DLHBinjaiNews (24/06/2022) Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai, Debby Lestari, SE bersama beberapa pengurus TP.PKK Kota Binjai dan perwakilan Dinas P3AM Kota Binjai,kunjungi kebun sayur milik seorang warga di kawasan perumahan Arhanud Binjai.

Namun hal menariknya, Pemilik Kebun Sayur tersebut merupakan siswa SMP Negeri 12 Binjai yang bernama lengkap Ikhsan Fadilah, namun kerap disapa Fadil. Saat diwawancarai, Fadil mengaku berkebun menjadi hobinya belum lama ini dan merawat tanaman untuk mengisi waktu luang. Meski belum lama hobi berkebun iniia geluti, namun ia merasa sangat mencintai hobi ini. Sudah berbagai macam jenis sayur ia tanam sendiri dan rawat dengan sangat telaten sehingga hasilnya begitu baik, salah satunya Tanaman Daun Sop.

Dari hasil berkebun yang ia lakukan, banyak warga sekitar tempat tinggalnya membeli sayuran kepadanya, dan warga sangat senang karena bisa membeli sayuran yang masih sangat segar dan dipetik langsung dari tanah.

Hobi fadil berkebun ini ia dapatkan dari tetangganya seorang Petani Kebun yang sering dijadikan lokasi Praktek kerja lapangan bagi para siswa sekolah yang ingin belajar bagaimana berkebun khususnya di lahan sempit, dan fadil merupakan salah satu siswa yang pernah PKL di kebun milik tetangganya itu. dari ketertarikannya itu, ia mulai mencoba menanam sayuran dengan memanfaatkan lahan kosong sebelah tempat tinggalnya, tepatnya ditanah bekas bangunan atau rumah yang kondisinya hancur akibat musibah kebakaran yang terjadi beberapa tahun silam.

Dalam penuturannya lagi, Fadil mengatakan hobi berkebun memberikan segudang manfaat, di antaranya membuat rumah tampak lebih hijau, membuat udara jadi sejuk, mengisi waktu luang dan menyalurkan hobi. Adapun sayuran yang ia tanam di antaranya sawi, kangkung, dan beragam jenis sayuran lainnya.

‘’Metode yang digunakan tidak asing lagi dan sering diterapkan sebagai upaya berkebun di lahan sempit yakni tanam sayur dalam koker dan pot dengan menyediakan media tanam khusus. Tanah, kompos dan sekam yang dibuat harus seimbang dan dibagi rata agar dapat menopang postur dari tanaman,’’tandas Fadil.

Ia juga berharap agar apa yang dibuatnya juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi sesama teman sekolah dan tetangganya, dalam memanfaatkan waktu luang, juga mengurangi belanja kebutuhan pokok sayuran.bahkan bisa juga menjadi sumber penghasilan tambahan.