BINJAI,DLHBinjaiNews (31/08/2022) Berkebun merupakan aktivitas yang dilakukan oleh banyak orang akhir-akhir ini apalagi sejak dampak pandemi Covid-19 yang terjadi selama dua tahun ini. Dengan memanfaatkan sedikit lahan kosong, kita dapat menanam berbagai jenis tanaman sayuran. Kita akan mendapat kepuasan tersendiri apabila memakan makanan yang kita tanam sendiri, apalagi bila kita menanam dengan bahan-bahan organik.

Kegiatan menanam di pekarangan rumah disebut Urban Farming. Urban Farming ini dapat membantu menguatkan ketahanan pangan terutama bagi keluarga. Selain itu Urban Farming ini juga dapat meningkatkan perekonomian keluarga jika hasil panen dapat didistribusikan dan dipasarkan.

Urban Farming juga telah dilakukan SMP Negeri 9 Binjai yang berlokasi di Jl. Gunung Bendahara, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. SMP dengan nuansa go green ini  memanfaatkan lahan kosong di belakang Sekolah tersebut. Kegiatan penanaman sendiri dilakukan langsung oleh para siswa-siswi sekolah. Tanaman sayuran yang sudah ditanam yaitu Ubi,Pepaya dan jenis tanaman lainnya.

Pada selasa kemarin, 30 Agustus 2022, siswa-siswi SMP Negeri 9 itu dengan didampingi Gurunya sekaligus Tokoh Lingkungan peraih penghargaan adiwiyata tahun 2011, Ali Muriarti begitu antusiasnya untuk mencabut ubi yang sudah dapat dipanen dari tanah. Rencananya ubi tersebut akan dimakan bersama-sama dengan seluruh pengajar dan para siswa/i.

Ali Muriarti mengatakan selepas panen ubi ini, selanjutnya akan ditanam Jahe Merah. Untuk bibit Jahe merah sudah tersedia tinggal ditanam nantinya. Kegiatan bertanam ini bukan semata untuk ketahanan pangan saja, namun sebagai pembelajaran bagi siswa/i yang ada disekolah untuk semakin peduli lingkungan dan meningkatkan kemandirian mereka, “terang Ali”