BINJAI,DLHBinjaiNews (18/01/2020) Sosialisasi pengolahan sampah yang ada  di Kota Binjai semakin masif dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mencirim, Binjai.

“Persoalan sampah di sekolah tidak sepenuhnya diserahkan kepada guru/tenaga pengajar ataupun petugas kebersihan. Seluruh penghuni sekolah harus terlibat,” kata Kepala UPT. Pengolahan Sampah dan TPA DLH Kota Binjai, Debby Lestari, SE saat bersama Fasilitator DLH Kota Binjai Roufman Abdel di SMP Negeri 12 Binjai, Kamis, 16/01/2020.

Plt. Kepala SMP Negeri 12 Binjai, Drs. Arief Fauriyuddin saat membuka kegiatan sosialisasi pengolahan sampah

Debby menerangkan, tujuan kegiatan sosialisasi tersebut untuk menanamkan kebiasaan mengelola sampahnya sendiri.
Karena pembelajaran dari usia anak sekolah dianggap sangatlah penting. Ia juga mengajak agar dalam pengelolaan sampah harus selalu dilakukan pemilahan sampah tidak hanya di sekolah tapi juga di lingkungan rumah.

“Pemilahan sampah bisa dilakukan di rumah serta di sekolah yang tentu dengan memisahkan antara sampah plastik, sampah organik, sampah limbah, sampah logam kaca, sampah kertas ataupun sampah-sampah yang berbahaya yang juga bisa menjadi racun bagi kita,” ucapnya.

Tambahnya, sekaligus mengajarkan generasi penerus bangsa untuk menjaga lingkungan.

Sementara itu, Plt. Kepala SMP Negeri 12 Binjai, Drs. Arief Fauriyuddin usai kegiatan sosialisasi pengolahan sampah berharap semoga sekolah yang dipimpinnya bisa ikut berpartisipasi dalam pembuatan Bank sampah disekolah ataupun dalam peduli lingkungan. Sehingga nantinya peserta didik yang ada disekolah tersebut dapat mengambil manfaat pembelajaran yang ada disekolah dari setiap proses pembelajaran baik didalam kelas maupun diluar kelas