BINJAI,DLHBinjaiNews (31/1/2022) Hasil hutan non kayu (HHNK) adalah suatu hasil hutan yang memiliki potensi yang sangat tinggi bagi kehidupan masyarakat dimana bila dimanfaatkan dengan maksimal akan menambah pendapatan masyarakat dan juga dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat itu sendiri. Hasil hutan bukan kayu terbukti dapat memberikan dampak pada peningkatan penghasilan masyarakat sekitar hutan dan memberikan konstribusi yang berarti bagi peningkatan devisa negara. Sumber daya hutan Indonesia sangat kaya dengan berbagai macam produk yang dihasilkan. Hasil hutan tersebut dapat berupa hasil hutan dan hasil hutan bukan kayu yang meliputi berbagai macam produk seperti bambu, gondorukem, damar, Rotan,terpentin dan sebagainya (Darusman dan Hardjanto, 2006).

Tidak hanya memberikan potensi tinggi terhadap perekonomian masyarakat, namun Tanaman bambu di Indonesia bisa menjadi salah satu solusi dari pengendalian perubahan iklim.   Pasalnya, tanaman bambu bisa ditanam di berbagai kondisi lahan. , sistem perakaran tanaman bambu sangat rapat. Akar-akarnya menyebar ke segala arah, baik menyamping atau pun ke dalam. Lahan tanah yang ditumbuhi rumpun bambu biasanya menjadi sangat stabil. Tak mudah terkena erosi. Oleh karena itu air juga lebih mudah menyerap ke dalam tanah yang ditumbuhi tanaman tersebut. menyerap dan menyimpan karbon, dan bisa diolah menjadi berbagai jenis produk berkualitas. Bambu adalah tanaman juara untuk memperbaiki kondisi lahan. satu rumpun tanaman bambu bisa menyimpan hingga 5.000 liter air, yang menjadikannya sangat baik sebagai tanaman pengatur tata air, Bambu junga mampu melepas 35 persen oksigen dan merupakan tumbuhan yang sangat berguna dalam menghijaukan tanah-tanah yang tidak produktif atau telah terdegradasi bahkan 1 hektar tanaman bambu bisa menyerap 50 ton gas rumah kaca setara karbondioksida setiap tahunnya.

Sebagai tanaman jenis rumput-rumputan, bambu juga memiliki batang yang kuat dan lentur. Tanaman ini tahan dari terpaan angin yang kuat. Karakter tersebut membuat bambu sangat cocok dijadikan tanaman penghijauan, terutama di daerah aliran sungai (DAS). Tanaman bambu sebenarnya juga mempunyai sifat tahan kekeringan. Kemampuannya untuk tumbuh di lahan curam — pada ketinggian antara satu hingga seribu lima ratus meter di atas permukaan laut — juga bagus sehingga sangat berguna untuk menahan tanah dari kelongsoran.

Sayangnya, meski punya potensi besar sebagai tanaman konservasi lingkungan maupun sebagai tanaman produktif lainnya, berbagai varietas tanaman bambu di Indonesia pada saat ini dalam kondisi terancam punah. Berbagai jenis tertentu dari tanaman ini hanya bisa ditemui di daerah-daerah tertentu

Di Kota Binjai sendiri, tanaman bambu menjadi bahan baku kerajinan dari para pengrajin di Kota Binjai, Kerajinan bambu adalah salah satu oleh-oleh yang sangat terkenal dari wilayah ini. Tidak hanya di Indonesia, kerajinan bambu binjai ini juga sudah dikenal oleh negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Hasil kerajinan bambu Kota Binjai, Sumatera Utara, dinilai mempunyai nilai seni yang tinggi dan berkualitas. Binjai mulai menjadikan kerajinan bambu ini sebagai oleh-oleh karena permintaan ekspor dari negara tetangga mulai meningkat.

Adapun Inovasi model kerajinan bambu bisa berbentuk keranjang anyaman bambu dengan warna yang menarik untuk wadah-wadah kebutuhan rumah tangga, misalnya keranjang buah, wadah pakaian kotor, tempat bumbu.hingga meubel.

sumber : (dari berbagai sumber)