BINJAI,DLHBinjaiNews (20/8/2019) Walikota Binjai, HM Idaham, melakukan telekonferensi dari Mekkah, pantau rapat kerja dengan pimpinan OPD, para asisten, dan staf ahli, yang dipimpin oleh Sekdako, M Mahfullah P Daulay, di Ruang Binjai Command Center (BCC), Senin (19/8). Sekda mengatakan bahwa, Walikota akan menghadiri seminar HAM di Jenewa Swiss. Dikesempatan itu Walikota menyampaikan kepada kami terkait mekanisme, sistematis, dan kebutuhan materi yang akan dibutuhkan disana. Demi membawa nama baik Kota Binjai di publik khususnya tingkat international.

Adapun beberapa OPD yang terkait antara lain, dinas lingkungan hidup, dinas kesehatan, RSUD Djoelham, dinas ketahanan pangan, Bappeda, Perindag, dan bagian hukum. “Bapak Walikota turut menyiapkan bahan yang akan di bawa ke Jenewa, serta melakukan evaluasi kerja para OPD meskipun beliau tengah berada di Mekkah. Hal ini menunjukkan bahwa BCC kita berfungsi secara optimal, artinya kebutuhan pimpinan walaupun terpisah jarak namun tetap optimal melalukan tugas. Dan pak wali menunjukkan tanggung jawabnya,” ungkap Mahfullah.

Dalam pantauan, Idaham memberi saran, serta masukan terkait bahan-bahan yang harus disiapkan untuk melengkapi makalah nantinya. Adapun materi inti HAM yang menjadi fokus dalam seminar nanti antara lain Hak Atas Kesehatan, Hak Atas Lingkungan Berkelanjutan, Hak Pendidikan, Hak Atas Perumahan, Hak Atas Perempuan dan Anak, Hak atas Kependudukan, dan Hak Atas Pekerjaan.

Kota Binjai menjadi satu-satunya perwakilan Sumatera Utara untuk mendampingi pemerintah pusat menghadiri seminar Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Jenewa Swiss, pada 9 September mendatang.
Hal tersebut tentunya menjadi kebanggangan tersendiri bagi seluruh masyarakat dan Pemerintah Kota Binjai, bahwasanya Binjai sudah mulai dikenal, tidak hanya untuk tingkat nasional bahkan telah merambah ke tingkat internasional.