BINJAI,DLHBinjaiNews (26/4/2019) Penutup besi bak kontrol instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Taman Kota Dewi Sri dicuri orang tak bertanggungjawab.

Kejadian raibnya penutup besi bak kontrol IPAL Taman ini merupakan pertama kalinya terjadi, mengingat Taman Kota Dewi Sri yang merupakan bantuan hibah dari Pemprovsu baru saja selesai dibangun dan diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi pada awal maret lalu.

Kepala Bidang Pengelolaan Kualitas Lingkungan (PKL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai Amas Mansyur Siregar, ST sangat menyesalkan insiden ini.

Karena dapat membahayakan pengunjung taman. Jika lalai, pengunjung bisa terperosok kedalam lubang yang memiliki luas sekitar 100x60 sentimeter.

“Dengan terbukanya bak kontrol IPAL tanpa penutup tersebut tentu bisa membahayakan pengunjung taman, sangat mengganggu, apalagi disaat kondisi malam hari, bisa-bisa tidak terlihat oleh para pengunjung” kata Amas saat berada di taman Dewi Sri, Binjai.

Lanjutnya lagi ” padahal taman ini baru saja diresmikan bulan maret lalu dan ini bantuan dari pemprovsu untuk kepentingan masyarakat banyak dan merupakan bagian dari keindahan wajah kota, namun sangat disayangkan sekali malah dirusak” pungkasnya.

Lebih kurang sedikitnya 6 dari 10 penutup besi lubang bak kontrol IPAL hilang dilokasi, ia mengatakan telah melaporkan kejadian ini kepada Pihak Pemprovsu dan Kepala DLH Kota Binjai dr.T.Amri Fadli, M.Kes dikarenakan taman Dewi Sri belum serah terima dari Pemprovsu ke Pemko Binjai sehingga perawatan fisiknya masih berada dikewenangan Pemprovsu .

Saat ditemui T.Amri Fadli diruang kerjanya usai menerima laporan tersebut menyampaikan Kepada masyarakat, Amri berpesan agar turut serta menjaga taman yang telah dibangun tersebut. “Masyarakat juga harus turut serta menjaga dan merasa memiliki taman ini, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak,” katanya.