BINJAI,DLHBinjaiNews (26/02/2021) UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai mengumpulkan sampah organik berupa daun kering yang berada di lingkungan Kantor DLH Kota Binjai. Kamis (26/02)

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan TPA, Debby Lestari, SE mengatakan kegiatan pengumpulan sampah organik daun kering ini dilakukan dikarenakan sudah cukup banyaknya daun kering  berserakan yang berasal dari taman hutan kota yang ada di lingkungan kantor DLH Kota Binjai.

“Hari ini kami membersihkan sampah daun kering yang ada dihalaman lingkungan perkantoran DLH Kota Binjai dalam upaya agar kebersihan lingkungan kantor tetap terjaga. Kebanyakan sampah yang ada merupakan sampah daun kering karena memang lingkungan kantor kami terdapat adanya taman dan pohon penghijauan” terang Debby.

Debby juga mengatakan tidak hanya di lingkungan kantor DLH Kota Binjai saja mengumpulkan sampah organik daun kering namun juga di kawasan TPA Mencirim. Lanjutnya lagi, sampah daun kering yang sudah dikumpulkan nantinya akan disimpan dan akan dimanfaatkan.

Debby menjelaskan banyak kegunaan dari memanfaatkan sampah daun kering, ia mengutip dari Pakar hutan kota dan jasa lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) Endes N Dahlan menyebut sampah daun kering bisa jadi alternatif atasi polusi. Triknya, sampah daun kering tidak dibakar tapi disimpan disudut tertentu dan membiarkannya busuk secara alami, Mikroorganisme (dari pembusukan) dapat menyerap gas karbon monooksida (CO),

Kegunaan lainnya, tentu saja sampah daun kering dibuat menjadi Pupuk Kompos, kompos sebagai pupuk organik sudah terbukti keampuhannya dalam memberi kesuburan tanah dalam jangka panjang. Kompos mempunyai peran penting dalam membangun kesuburan tanah. Kompos mempertahankan dan memperbaiki tanah yang rusak tidak merusak struktur. Hal ini di karenakan pupuk yang diberikan ke dalam tanah akan membuat produktivitas tanah menjadi lebih baik.

Kemudian kegunaan sampah daun kering juga bisa dibuat menjadi kerajinan tangan jika kita mau berkreativitas. Karya seni ini kemudian bisa menjadi konsumsi pribadi dan keluarga alias menjadi pajangan di rumah, atau malah menjadi sumber penghasilan.